MERESENSI NOVEL " TRAUMA " KARYA BOY CANDRA
MERESENSI
NOVEL “ TRAUMA “ KARYA BOY CANDRA
Tresia,
Windi Asria Lumban Gaol
Sekolah
Menengah Kejuruan PELITA IV
Email
: tresiasia099@gmail.com
Abstract
This
article reviews the novel "Trauma" by Boy Candra, a work of fiction.
This novel tells the story of the life of a girl named Kimara who works as a
novelist. Her life can be said to be successful at a relatively young age and
many people want to have success like her. Her life that seems perfect as if
there is no gap for wounds is probably desired by many people. But deep inside
her, loneliness always comes to her and sadness is always hidden.
Through
reviews, readers can find out the information in the book and are able to
consider whether they need the book.
Key Word : Review, Novel.
Abstrak
Artikel
ini meresensi novel “Trauma” karya Boy Candra, sebuah karya fiksi Novel ini
menceritakan mengenai kehidupan seorang gadis bernama Kimara yang berprofesi
sebagai penulis novel. Kehidupannya bisa dikatakan sukses di umur yang
terbilang masih muda dan banyak orang ingin memiliki kesuksesan seperti ia.
Hidupnya yang tampak sempurna seolah tidak ada celah untuk luka itu mungkin
diinginkan banyak orang. Namun jauh di dalam dirinya, kesepian selalu datang
menghampirinya dan kesedihan selalu disembunyikannya.
Melalui
resensi, pembaca dapat mengetahui informasi yang ada di dalam buku tersebut dan
mampu mempertimbangkan apakah mereka memerlukan buku tersebut.
Kata
kunci : Resensi,
Novel.
A. PENDAHULUAN
Resensi merupakan sebuah tulisan yang berisi tentang
penilaian sebuah karya, bisa berupa buku ataupun film. Resensi sebuah karya
tidak hanya dipajang di beberapa surat kabar maupun majalah. Resensi digelar di
kampus, televisi, radio, toko buku, ataupun internet. Bahkan sebagian besar
surat kabar telah menyediakan kolom atau halaman khusus untuk memajang masalah
perbukuan ini.
Melalui resensi, pembaca dapat mengetahui informasi
yang ada di dalam buku tersebut dan mampu mempertimbangkan apakah mereka
memerlukan buku tersebut. Resensi buku menyajikan berbagai informasi dan juga
menyajikan berbagai keunggulan dan kelemahan yang dimiliki buku tersebut,
sehingga memudahkan pembaca untuk mengetahui isi dari buku yang mereka butuhkan
Teks resensi bertujuan untuk memberikan pemahaman dan
informasi secara komprehensif kepada pembaca mengenai isi dari buku yang di
resensi dan memberikan gambaran dan pertimbangan kepada pembaca apakah buku
tersebut layak untuk dibaca atau tidak karena memaparkan keunggulan dan
kelemahan yang dimiliki buku tersebut. Penulis resensi memaparkan pendapat
melalui pandangan dan penilaian terhadap suatu karya.
B.
METODE PELAKSAAN
Artikel
ini menggunakan metode penelitian observasi. Metode observasi adalah metode di
mana penulis mengumpulkan data penelitian yang mencatat informasi sesuai atau
fakta dengan yang mereka saksikan selama
penelitian itu. Teknik ini lebih spesifik di bandingkan dengan teknik-teknik
penelitian lainnya di karenakan penulis melihat langsung apa yang sedang mereka
teliti.
C.
HASIL & PEMBAHASAN
A.
PEMBAHASAN
·
Pengertian
Resensi merupakan penilaian terhadap sebuah karya.
Karya yang dimaksud dapat berupa buku, film, musik, drama, atau pertunjukan
lainnya. Hal – hal yang dimuat dalam resensi, meliputi informasi detai tentang
karya, sinopsis, keunggulan dan kelemahan karya, serta simpulan dan
rekomendasi.
Resensi berasal dari Bahasa Belanda “resentie” dan
Bahasa Latin “recension, recensere atau revidere” yang artinya mengulas
kembali.
Resensi
memberikan informasi kepada khalayak terkait layak tidaknya sebuah buku untuk
dibaca yang dimuat di media cetak seperti majalah atau surat kabar.
Resensi juga bisa dikatakan sebagai kegiatan menilai,
membahas, mengkritik atau mengungkapkan kembali isi dalam sebuah karya.
Caranya, penulis memaparkan data-data, synopsis dan kritikannya terhadap karya
tersebut dalam sebuah tulisan.
· Jenis-
jenis Resensi
1. Teks
resensi informatis ; teks resensi yang disampaikan secara
singkat dan hanya mengulas hal-hal umum dari buku diresensi
2. Teks
resensi deskriptif ; teks resensi yang menyajikan pembahasan
setiap bagian atau bab buku secara detail.
3. Teks
resensi kristis ; teks resensi yang mengulas detail buku
menggunakan metodologi ilmu pengetahuan tertentu, yang bersifat objektif dan
kritis.
· Unsur
unsur Teks Resensi
1. Judul
resensi ; dalam sebuah teks resensi, judul yang ditampilkan
bukanlah judul buku yang diresensi, melainkan judul yang dibuat oleh peresensi.
Judul ini biasanya dirancang untuk menarik perhatian dan mencerminkan
keunggulan buku yang dibahas.
2. Identitas
buku
; Di bagian awal teks resensi terdapat penjelasan mengenai identitas buku yang
diresensi, mulai dari judul buku, penulis, penerbit, tahun terbit, ukuran buku,
jumlah halaman, harga buku, dan sebagainya.
3. Sinopsis
buku
; Teks resensi memuat sinopsis buku agar pembaca memiliki gambaran umum
mengenai isi buku yang diresensi.
4. Kepengarangan
; Teks resensi mengulas unsur kepengarangan berupa gambaran singkat tentang
latar belakang pengarang buku. Selain itu, maksud dan tujuan pengarang membuat
buku tersebut juga dijelaskan dalam teks resensi.
5. Keunggulan
buku
; Teks resensi menguraikan keunggulan buku secara objektif dan tidak
berlebihan. Dengan demikian, keunggulan tersebut diharapkan dapat memikat
pembaca untuk segera memiliki dan membaca buku yang diresensi.
6. Kelemahan
buku
; Meskipun ditulis berdasarkan opini peresensi, teks resensi memaparkan
kelemahan buku secara objektif. Selain berguna sebagai bahan pertimbangan
pembaca, paparan kelemahan buku juga membantu pengarang memperbaiki
karya-karyanya di masa mendatang
·
Struktur Teks Resensi
•
Judul resensi
; Bagian ini menjelaskan bahwa judul resensi, seperti "Eksplorasi,"
tidak sama dengan judul buku yang diresensi. Judul resensi mencerminkan
penilaian peresensi terhadap buku tersebut.
•
Indentitas buku ; Bagian ini berisi informasi terkait identitas buku
yang diresensi, yang meliputi judul buku, pengarang, penerbit, tahun terbit,
tempat terbit, ukuran buku, tebal buku atau jumlah halaman, ISBN, dan
sebagainya.
•
Isi resensi ;
1. Orientasi
;
Bagian
ini berisi penjelasan singkat mengenai informasi buku, seperti latar belakang
kepengarangan, inspirasi cerita, dan penghargaan yang telah diperoleh buku
tersebut.
2. Sinopsis
;
Bagian
ini berisi ringkasan isi buku. Sinopsis dapat disusun secara bebas tanpa perlu
terikat dengan kronologi cerita. Hal yang terpenting, seorang peresensi harus
mampu merangkai sebuah sinopsis yang menarik
3. Analisis
;
Bagian ini memaparkan unsur-unsur isi buku,
seperti alur, gaya bahasa, diksi, pemilihan latar, dan sebagainya.
4. Evaluasi
;
Bagian ini berisi
penilaian objektif tentang keunggulan dan kelemahan buku.
•
Penutup resensi ; Pada bagian ini, peresensi akan memberikan simpulan
mengenai kelayakan sebuah buku untuk dibaca dan kepada siapa saja buku tersebut
ditujukan.
·
Kaidah Kebahasaan Teks Resensi
1.
Menggunakan konjungsi penerang ; kata sambung yang berfungsi menerangkan
sesuatu. Contohnya, bahwa, yaitu, yakni, ialah, adalah, dan merupakan.
2.
Menggunakan konjungsi temporal ; kata sambung penanda
hubungan waktu antarperistiwa. Contohnya,
lalu, kemudian, sebelum, selanjutnya, setelah, sesudah, hingga,
Ketika, sampai, sejak, sedari, tatkala, kini, pada saat, dan penyebutan waktu
lainnya.
3.
Menggunakan konjungsi penyebaban dan pengakibatan
; Konjungsi penyebaban menjelaskan bahwa suatu peristiwa terjadi atas sebab
tertentu. Contoh konjungsi ini adalah sebab, karena, dan oleh karena itu.
Konjungsi pengakibatan menggambarkan suatu peristiwa yang menjadi penyebab
peristiwa lain. Contoh konjungsi ini adalah sehingga dan akibatnya.
4.
Menggunakan konjungsi pertentangan ; Konjungsi pertentangan adalah kata sambung
yang mempertentangkan satu hal dengan hal lainnya. Contoh konjungsi ini
adalah tetapi, namun, meskipun, sedangkan.
5.
Menggunakan kata kerja mental ; Kata kerja mental
adalah kata kerja yang digunakan untuk merespons suatu kejadian. Kata kerja
mental berkaitan dengan pemahaman, penemuan, perencanaan, ataupun keputusan.
Kata kerja mental disebut juga verba tingkah laku. Contohnya sedih,
menangis, tertawa, menyukai, dan memikirkan.
6.
Menyatakan saran atau rekomendasi ; Saran dapat berupa
pendapat, usul, atau ide perbaikan terhadap karya yang diresensi agar dapat
dipertimbangkan oleh penulis karya. Sementara rekomendasi merupakan anjuran
kepada pembaca resensi terhadap buku yang diresensi.
C.
HASIL
·
Judul Resensi
-
Judul buku “ Trauma”
·
Identitas buku
- Jenis
buku : Novel
- Penulis
: Boy Candra
- Penerbit
: Mediakita
- ISBN
: 978-978-794-615-9
- Tahun
terbit : 2020
- Tebal
: 144 halaman
- Harga
buku : 45.000
· Isi
Resensi
A. Orientasi
Pengarang : Boy Candra
Boy
Candra adalah seorang penulis muda yang lahir pada 21 November 1989 di Sumatera
Barat. Ia adalah lulusan bidang Administrasi Pendidikan, di Universitas Negeri
Padang. Aktif menulis sejak 2011. Telah menerbitkan belasan judul buku best
seller. Novel “ Trauma” adalah buku terbaru yang diterbitkan diakhir 2020. Di
dalam novel ini beliau menuliskan naskah yang berjudul trauma, yang
menceritakan kisah diri sendiri. Selain menulis buku, ia juga suka mengisi
undangan acara kepelatihan/ seminar penulis kreatif ke berbagai tempat di seluruh
Indonesia. Dua novelnya, Malik dan Elsa dan Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi,
diadaptasi menjadi film layar lebar.
B. Sinopsis
Novel ini menceritakan mengenai kehidupan seorang
gadis bernama Kimara yang berprofesi sebagai penulis novel. Kehidupannya bisa
dikatakan sukses di umur yang terbilang masih muda dan banyak orang ingin
memiliki kesuksesan seperti ia. Hidupnya yang tampak sempurna seolah tidak ada
celah untuk luka itu mungkin diinginkan banyak orang. Namun jauh di dalam
dirinya, kesepian selalu datang menghampirinya dan kesedihan selalu
disembunyikannya.
Disisi lain, Kimara dituntut ibunya untuk segera
menikah, akan tetapi karena trauma masa lalu mengenai lelaki di dalam sosok
ayahnya sendiri membuat ia merasa tidak ada laki-laki yang bisa dijadikan teman
berbagi hidup di dunia ini, karena semua lelaki menurut Kimara sama bangsatnya
seperti ayahnya. Selain trauma dari ayahnya, Ia juga memiliki trauma dari
orang-orang yang pernah datang di masa lalunya. Trauma itu membekaskan rasa
takut yang membeku sehingga membuat ia menyimpulkan tidak ada laki-laki baik di
bumi. Karena itu, ia tidak berani membuka hatinya lebih luas lagi dan ia takut
tidak bisa menemukan orang yang tepat. Takut mengulangi rasa kecewa yang sama
dan takut jatuh lagi pada rasa sayang yang berakhir sia-sia.
C. Anilisis
-
BAB 1
Kimara
adalah seorang penulis yang cukup terkenal dan Namanya sangat besar. Dari kecil
Ia hanya hidup Bersama ibunya, semenjak ia beranjak dewasa ibunya selalu
bertanya “ kim, kapan kamu akan menikah?’’. Merunut kimara itu sebuah
pertanyaan yang sangat sulit ia jawab, karena ia memiliki trust issues kepada
lelaki, dulu kecil ia di tinggal oleh sang ayah karena ayah nya yang lebih
memilih Perempuan lain. Ia sempat memiliki pacar namun sayangnya pacarnya sama
bangsatnya dengan sang ayah. Ia juga memiliki sahabat sekaligus managernya yang
Bernama Tio. Tio bisa dibilang support system nya kimara. Disaat kimara merasa
tertekan dengan pertanyaan ibunya Tio selalu ada untuk menghiburnya.
- BAB
2
Kimara
memasuki kelas dua SMA, ia bertemu dengan lelaki yang Bernama Ardi Sabil.
Mereka baru kenal 4 bulan, pada saat pulang sekolah Ardi menghampiri Kimara
yang belum pulang karena sedang mencatat PR nya. Ardi tiba tiba menarik tangan
Kimara sambil berbisik “ ikut dengan ku”. Kimara yang terbingung tidak bisa
berbicara karena dia bergerak sangat cepat. Ardi membawa Kimara ke tepi Sungai
yang kotor, kimara bertanya “ Ardi sudah gila? Ngapain mengajak ku kesini,
mau mengajakku memandang sampah-sampah yang hanyut? Atau ingin mengajakku
melihat tahi -tahi yang lewat di permukaan arus Sungai itu.”. Ardi menjawab
“ maaf aku tak tahu harus membawa kamu kemana, ini satu satunya tempat yang
sepi di dekat sekolah’’. Lalu Ardi yang sudah berkeringat karena gugup ia pun
melanjutkan omongan nya “ Aku mau kamu jadi pacarku.” Kimara tertawa terbahak,
Ardi bingung melihat Kimara tertawa. “ Kenapa kamu tertawa?’’ tanya Ardi. Tak
lama Kimara mengacungkan jari kelingkingnya “Ayo kaitkan”. Secara perlahan Ardi mengaitkan jarinya.
Hari
itulah Kimara bertemu dengan cinta pertamanya. Pada saat pulang sekolah Kimara
pulang lebih awal sendangkan Ardi ingin belajar tambahan. Saat Kimara sedang
duduk manis di depan TV tiba- tiba ada suara pintu Tok..tok.. “
Assalamualaikum.” Suara seoarang lelaki terdengar dari balik pintu. Kimara
menuju ke pintu dan membukanya pelan. Betapa kagetnya Kimara bertemu sang Ayah
yang sudah menghilang bertahun-tahun. “ Boleh Ayah masuk?’’ Kimara mengangguk.
“ Ibumu mana?’’ Tanya Ayah, “ Belum pulang” jawab kimara
“
Syukurlah” jawab Ayah “ Kok, syukurlah?”
Tanya kimara , “ Ayah hanya ingin melihat wajahmju.” Jawab Ayah. Tak
lama Ayahnya pergi, Kimara tak bisa melarang sang Ayah pergi entah mengapa. Ibu
telah pulang, Ibu kaget melihat pintu yang tak terkunci lalu ibu lari ke kamar
kimara, ibu langsung bertanya apa yang terjadi, Kimara yang sedang menangis
langsung memeluk Sang Ibu, Ibu terus bertanya apa yang terjadi kimara menjawab
“ Tadi ayah datang..”, Ibu merasa sangat kesal dia ingin pergi dan memberi
balasan kepada mantan suaminya.
Kimara menarik tangan ibu nya lalu memeluk nya dengan
erat “ Tidak usah bu”. Di saat itu mereka berdua memeluk satu sama lain dengan
erat. Setalah kejadian itu hidup mereka pun berjalan dengan baik lagi, hingga
di suatu Ketika Ardi bertemu dengan Kimara, Ardi terlihat seperti pada biasanya
hingga di saat Ardi meminta Kimara peluk dia yang lama dan erat. Pada saat
besoknya Kimara menyadari ketidak hadiran
-
BAB 3
Kori
Marsandi adalah pacar kedua Kimara setelah setahun Kimara di tinggal Ardi
Kimara
mengenal Kori saat ia masuk kuliah. Dia senior satu tahun di atas Kimara
Mereka
bertemu saat acara kampus. Kori adalah mahasiswa jurusan Seni Rupa yang jago
menggambar. Malam setelah acara kampus, Kimara sedang berjalan sendiri menuju
parkiran motor. Tiba-tiba Kori menghampiri Kimara, mengajak Kimara bercanda.
Setelah itu keesokan harinya Kori berdiri di depan kelas Kimara menunggu dia
untuk menyadari bahwa ada dia depan pintu, Kori dan Kimara bertemu dan Kori
memijam handphone milik Kimara lalu memasukan no handphone nya. Hubungan antara
mereka pun semakin dalam. Setiap hari mereka bertemu dan Kori sering datang ke
rumah Kimara. Tak lama Kori mulai berubah dari mengatur pertemanan Kimara,
tidak memperbolehkan Kimara dekat dengan teman laki laki maupun Perempuan. Kimara
merasa tidak nyaman dan dia mulai memperingati Kori bahwa dia tidak nyaman.
Kori merasa tidak terima dia pun sudah 2 hari
tak mencari Kimara. Di hari ketiga Kori menunggu Kimara di teras. Kori mengajak
Kimara untuk jalan jalan menggunakan
mobil, di hari itu entah mengapa Kori membawa mobil tak seperti biasanya dia
membawa motor. Saat sedang jalan jalan Kori mulai terlihat aneh dia memukuli
kepalanya dan memukul stir mobil, Kimara merasa takut dia pun meminta untuk
turun dan pulang sendiri. Kori tak ingin Kimara turun dia berteriak, dia terus
menahan Kimara. Kimara sangat tak tahan dia pun berteriak untuk keluar dari
mobil, Kori yang emosi tak sadar menampar Kimara. Di saat itu lah Kimara
berusaha untuk buka pintu dan berhasil terbuka, dia melompat ke luar tak
perduli dirinya terluka. Sampai 2 bulan setelah kejadian itu Kimara tidak
pernah melihat Kori lagi.
D. Evaluasi
1. Keunggulan
Bahasa
yang digunakan mudah dipahami sehingga pembaca merasakan apa yang ada dalam
cerita tersebut. Cerita yang diangkat relate dengan kehidupan anak-anak yang
mempunyai masalah mengenai kepercayaan terhadap seseorang. Dengan novel ini
kita belajar bahwa untuk tidak berekspetasi tinggi terhadap orang lain dan semua sewajarnya saja.
2. Kelemahan
Novel
ini kurang menggambarkan arti judul novel ini. Ekspetasi yang tinggi mengenai
judul tidak merepresentasikan isi di dalamnya karena kurangnya penjelasan untuk
tokoh pendukung. Untuk orang yang tidak pernah mengalami hal yang serupa
seperti dalam novel menjadi kurang tertarik membacanya. Ending dalam novel
kurang jelas dan terkesan rada menggantung
3. Penutup
Novel ini sangat layak di baca, meskipun ini berjudul
Trauma namun di dalam nya banyak sekali pesan pesan moral yang bisa kita ambil.
Pesan moral yang bisa diambil dari novel ini adalah tentang pemulihan dan
keberanian untuk menghadapi masa lalu. Novel ini mengangkat isu trauma dan
bagaimana hal itu mempengaruhi kehidupan
tersendiri. Karakter dalam novel ini juga digambarkan dengan sangat
kompleksitas emosional. Penulisan dalam novel ini juga sangat menarik dan mudah
dipahami sehingga pembaca juga betah untuk membaca. Karakter dalam novel ini
(Kimara) juga mampu menggambarkan perasaan emosi yang realistis, sehingga
pembaca juga bisa merasakan dampak trauma yang
( Kimara ) alami.
E. SIMPULAN
DAN SARAN
-
Kesimpulan
Dalam
meresensi sebuah karya tulis pasti menilai kekurangannya atau kelebihannya,
dengan tujuan pembaca dapat merangsang hasil karya tersebut. Untuk meresensi
sebuah karya tulis perlu adanya langkah-langkah dan dasar untuk meresensi
sebuah buku, yang mana semua itu saling memahami sepenuhnya tentang isi buku
yang akan diresensi. Dalam meresensi juga terdapat penggunaan bahasa yang
singkat, padat dan jelas. Terdapat juga pokok-pokok yang menjadi sasaran dalam
meresensi buku yang mana salah satu dari sasaran itu adalah mengulang tentang
keunggulan dan kelemahan buku. Membuat judul semenarik mungkin dan betul-betul
mencerminkan isi buku termasuk hal-hal penting dalam sebuah resensi termasuk juga
mencantumkan identitas sebuah buku yang menutup biasanya dengan memberikan
saran atau sasaran sebuah buku yang diresensi.
Resensi
merupakan penilaian terhadap sebuah karya. Karya yang dimaksud dapat berupa
buku, film, musik, drama, atau pertunjukan lainnya. Hal – hal yang dimuat dalam
resensi, meliputi informasi detai tentang karya, sinopsis, keunggulan dan
kelemahan karya, serta simpulan dan rekomendasi. Resensi memiliki struktur,
kaidah, unsur-unsur dan beberapa jenis Resensi lainnya. Jenis jenis resensi ada
Teks resensi informatif, teks resensi deskriptif, dan teks rensensi kritis.
- Saran
Untuk
merensensi sebuah karya, sebaiknya pelajari dan ketahui dengan benar
langkah-langkah meresensi dengan baik dan benar agar mendapatkan hasil resensi
yang objektif dan pembaca dapat point-point yang tepat mengenai kekurangan dan
kelebihan sebuah karya tersebut.
DAFTAR
PUSAKA
Bisma leo,2024 February 13. Jenis jenis Teks Resensi.
Brainacademy.id {diakses 4 November 2024 }
https://r.search.yahoo.com/_ylt=Awrx.uKqvTBnMAIASMfLQwx.;_ylu=Y29sbwNzZzMEcG9zAzEEdnRpZAMEc2VjA3Ny/RV=2/RE=1732457131/RO=10/RU=https%3a%2f%2fwww.brainacademy.id%2fblog%2fteks-resensi/RK=2/RS=YEwadyh7xsEM8ReXamZE2ZbONoA-
Badriyah Siti, 2024.
Pengertian Resensi. Gramedia blog {diakses 6 November 2024 }
https://r.search.yahoo.com/_ylt=Awrx_bFdNzNn5wEA8KvLQwx.;_ylu=Y29sbwNzZzMEcG9zAzEEdnRpZAMEc2VjA3Ny/RV=2/RE=1732619358/RO=10/RU=https%3a%2f%2fwww.gramedia.com%2fliterasi%2fpengertian-resensi%2f/RK=2/RS=zqk9vX6WTEwvwVfxkN.YE6QrVk8-
Candra Boy (2020) Trauma,
Jakarta : PT.Mediakita
https://r.search.yahoo.com/_ylt=Awrx.uLJrzFnDAIAkD7LQwx.;_ylu=Y29sbwNzZzMEcG9zAzEEdnRpZAMEc2VjA3Ny/RV=2/RE=1732519114/RO=10/RU=https%3a%2f%2fwww.kompasiana.com%2fika71880%2f639dccab08a8b51ce40290e2%2fresensi-novel-trauma-karya-boy-candra/RK=2/RS=scAGpZgHSxoDfv0W9sOtKcKbhYI-
Hidayah Nurul, 2024
February 12. Manfaat makalah Resensi. Ruang guru_ {diakses 4 November 2024 }
https://r.search.yahoo.com/_ylt=AwrKBwduCypnFwIAAFbLQwx.;_ylu=Y29sbwNzZzMEcG9zAzEEdnRpZAMEc2VjA3Ny/RV=2/RE=1732018286/RO=10/RU=https%3a%2f%2fwww.ruangguru.com%2fblog%2fcara-membuat-resensi-buku/RK=2/RS=hsVDQt2Pi85zyLwmHwwZbjsxKGE-
Comments
Post a Comment